Silaturahim....sebuah
kata yang mungkin sederhana, tapi punya arti yang besar bagiku. Salah
satunya hadits ini, "silaturahim mempunyai 2 manfaat yaitu:
memperbanyak rezeki dan menambah umur". Aku percaya banget, kalo
silaturahim diniatkan dengan benar pasti kita akan dapet banyak
manfaat. Itulah kenapa, aku pasti mengalokasikan waktu untuk
silaturahim ke sodara-sodara ato temen-temen.
Malam 1 Ramadhan, aku manfaatin untuk silaturahim ke kostan
Ardian
a.k.a GuruBesarFakultasPernikahan UniversitasKeluargaSakinah. Selain
pengin tau juga kost barunya setelah pindah dari Istana Langitan
belakang kantor
XL, aku juga sedang membutuhkan DVD RW buat nge-burn
Ubuntu 7.04.
Sekaligus jadi ajang konsultasi masalah persiapan masa depan kepada
ahlinya. Maklum, diri ini lagi butuh banyak nasehat dan masukan biar ga
salah jalan.
Seperti biasa, aku dan Ardian saling tukar cerita
setelah hampir 3 minggu ga ketemu. Giliranku cerita, dia minta progress
report kelanjutan kisah
"sandal teklek",
Aku pun bercerita apa adanya tanpa ada yang harus disembunyikan.
Akhirnya sang GuruBesarFakultasPernikahan pun bicara memberikan
nasehatnya. "Terkadang kita terlalu sibuk memikirkan masalah-masalah
kecil yang merintang di dalam pernikahan, Tapi justru kita lalai
melakukan persiapan-persiapan besar dalam pernikahan". Mati aku!!!!skak
matt.....
Iya juga, terkadang kita dan terlalu disibukkan bingung
terhadap perkara-perkara kecil, tapi kita justru lupa persiapan apa
yang sudah kita lakukan untuk menyongsong mahligai pernikahan untu
menuju sebuah kehidupan baru yang bernama KELUARGA. Pernikahan kan
bukan sebuah perkara kecil, makanya persiapan pun juga ga boleh
seadanya dan seenaknya sendiri.
Jadi inget beberapa kalimat dari
buku Life Excellent-nya Reza Syarif yang kira-kira gini, "Lebih baik
memikirkan BAGAIMANA, daripada kita terlalu sibuk memikirkan SIAPA".
Bagaimana nanti rumah tangga yang akan kita bentuk, Ilmu apa yang sudah
kita siapkan untuk menyongsongnya. Bagaimana kriteria calon pasangan
hidup. Mungkin itulah kira-kira beberapa hal yang harus dipikirkan
terlebih dahulu sebelum kita beralih pada SIAPA.
Trus ada satu lagi
ilmu yang kemaren dikasih ama sang GuruBesar. Namanya "ilmu tarik
ulur". Tapi mohon maaf, untuk ilmu yang satu ini belum bisa diceritakan
saat ini. Jadi kalo mau tau, kirim email aja deh buat kejelasannya.
halah... Intinya sih pinter-pinter liat sikon kalo lagi pe-de-ka-te.
Hmmm...(
sambil menghela nafas)
semoga Allah ngasih kemudahan aja untuk kali ini. Paling tidak, aku
selalu berusaha untuk tetap di jalan yang benar dengan selalu belajar
dari kesalahan-kesalahan dulu.
Thanks buat Ian atas ilmunya di malam 1 Ramadhan. Kapan-kapan sharing lagi ya.
Jakarta, 14 September 2007, 16.30 WIB
Recent Comments